Senin, 31 Oktober 2011

METODOLOGI RISET

Nama    : Yayan Adriyanto
NIM     : 531408088





IDENTFIKASI MASALAH PADA SISTEM INFORMASI PELAYANAN KESEHATAN
IBU DAN BAYI  DI PUSKESMAS BULADU KECAMATAN
KOTA BARAT KOTA GORONTALO



Identifikasi  masalah  dan  hambatan  pada  sistem  informasi pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Puskesmas yang saat ini berjalan mempunyai kelemahan yaitu evaluasi tidak dilakukan dengan rutin  karena informasi dan data yang diperlukan tidak tersedia disamping itu proses pengumpulan, pengolahan dan pelaporan dilakukan secara manual, sehingga kegiatan evaluasi  menjadi terlambat.

Masalah  yang  ditemui  pada  sistem  pelayanan  kesehatan  ibu dan bayi di Puskesmas BULADU dapat dilihat pada table
No
Masalah
Penyebab Terjadinya Masalah
1

2






3




4
Ketersediaan

Kesesuaian






Ketepatan Waktu




Keakuratan
Informasi yang dibutuhkan tidak tersedia

Data yang dibutuhkan tidak tersedia Laporan/informasi yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan kepala Puskesmas untuk evaluasi pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Puskesmas.

Proses pengumpulan data, pengolahan data dan laporan data untuk  evaluasi pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Puskesmas dicatat lebih dari satu register

Proses pengolahan data untuk evaluasi pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Puskesmas dilakukan secara manual


Berdasarkan analisa masalah, maka kendala-kendala system informasi pelayanan kesehatan ibu dan bayi yang dapat diselesaikan dengan komputer adalah ketersediaan, kesesuaian,  ketepatan waktu dan keakuaratan.
Atas dasar permasalahan diatas maka  mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Puskesmas dapat  diketahui antara lain dengan melihat ketersediaan data, kesesuaian data yang dibutuhkan, ketepatan waktu pelaporan, dan keakuratan data

Pada tahap analisis masalah dan hambatan terdapat langkah mendasar yang harus dilakukan ialah  mempelajari dan menganalisa sistem informasi yang berjalan saat sekarang.

1.      Mengidentifikasi masalah
dalam pengumpulan data (input) diidentifikasi bahwa pengumpulan data Program KIA dicatat  dalam lebih dari satu register sedangnya proses pengumpulan data masih dilakukan secara manual dan belum menggunakan basis data, sedangkan disisi pengolahan (Proces) masih menggunakan “paper base“ mengakibatkan pencarian kembali data yang dibutuhkan memerlukan waktu yang lama  dan   terjadi penumpukan arsip data dari tahun sebelumnya. Untuk penyajian data (Output)  diketahui bahwa informasi yang dihasilkan  berupa laporan bulanan dilaporkan tidak tepat waktu sehingga kegiatan evaluasi untuk mengetahui hasil kegiatan program akan mengalami hambatan.  Berikut ini diuraikan penyebab permasalahan yaitu :

·         Mengidentifikasikan penyebab masalah
Dari hasil wawancara dengan dengan pengguna sistem di Puskesmas dapat disampaikan bahwa  : pada input pengumpulan  data dilakukan dengan menulis banyak register, terjadi  penumpulkan register atau penumpukan arsip dan setiap pengadaan buku register harus menyediakan dana yang cukup. Pada Proses  disebutkan bahwa bahan laporan dibuat dengan waktu terbatas dan banyak register  disamping membutuhkan ketelitian yang cukup untuk menyelesaikan tugas tersebut. Disamping itu petugas perlu melakukan tugas lembur sehingga data dibawa pulang ke rumah.oleh petugas. Sedangkan pada output disampaikan bahwa laporan terkirim ke kabupaten terlambat bisa lebih dari tanggal yang ditetapkan, format laporan yang makin bertambah atau permintaan tambahan laporan karena adanya program baru

Dari hasil identifikasi penyebab masalah yaitu pada input pengumpulan data dilakukan dengan menulis banyak register, terjadi  penumpulkan register atau penumpukan arsip, pengadaan buku register harus menyediakan dana  yang cukup.laporan terkirim ke kabupaten terlambat bisa lebih dari tanggal yang ditetapkan, format laporan yang makin bertambah  dan identifikasi titik keputusan  yaitu meliputi ketersediaan, kesesuaian,  ketepatan waktu dan keakuratan, maka untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas  perlu dikembangkan sistem informasi pelayanan kesehatan ibu dan bayi yang berbasis komputer.

Pengembangan  sistem  informasi  yang  berbasis  komputer  memiliki kemampuan sebagai berikut :
1.      Mampu melakukan pekerjaan berdasarkan perhitungan matematika.
2.      Mampu membandingkan data
3.      Mampu menyimpan data
4.      Mampu memperoleh dan memperbaiki data
5.      Mampu mengolah data dengan cermat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar